SPIL University Information


29 November 2025

5 Alasan Mahasiswa Logistik Wajib Ikut Kunjungan Pelabuhan

SPIL
SPILUNIVERSITY

Buat mahasiswa yang kuliah di jurusan logistik, manajemen transportasi, bisnis maritim, atau manajemen rantai pasok, ada satu aktivitas yang sayang banget kalau dilewatkan: kunjungan pelabuhan (port visit). Bukan sekadar jalan-jalan ke dermaga, kunjungan ini sebenarnya adalah “kelas besar” yang menghidupkan semua teori yang selama ini dipelajari di kampus. Berikut 5 alasan kenapa mahasiswa logistik wajib ikut kunjungan pelabuhan: 1. Melihat Langsung Proses Bongkar Muat Kontainer Di kelas, mahasiswa mungkin sering mendengar istilah seperti loading, unloading, yard, hingga container stacking. Tapi melihat crane mengangkat kontainer, kapal bersandar, hingga truk keluar-masuk pelabuhan secara langsung memberikan pengalaman visual yang jauh lebih kuat. Melalui port visit, mahasiswa bisa memahami bagaimana setiap detik di pelabuhan sangat berharga. Proses yang terlihat “hanya memindahkan kotak” sebenarnya diatur dengan perhitungan yang ketat agar kapal tidak terlalu lama sandar dan jadwal pelayaran tetap terjaga. 2. Memahami Peran Pelabuhan sebagai Simpul Logistik Nasional Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal datang dan pergi. Di sinilah rantai pasok nasional bertemu. Barang dari berbagai daerah dikonsolidasikan, dipindahkan, dan didistribusikan kembali. Dengan melihat langsung kegiatan di pelabuhan, mahasiswa akan jauh lebih paham mengapa pelabuhan disebut sebagai hub logistik. Mereka menyadari bahwa setiap keterlambatan di pelabuhan bisa berdampak ke banyak pihak: distributor, ritel, hingga konsumen di berbagai kota. 3. Bertemu dan Belajar dari Praktisi Lapangan Kunjungan pelabuhan biasanya dilengkapi sesi sharing dengan praktisi: staf operasional, planner kapal, atau perwakilan perusahaan pelayaran seperti PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL). Di sinilah mahasiswa bisa bertanya langsung: Bagaimana menyusun jadwal kapal? Apa tantangan paling sering dihadapi? Bagaimana koordinasi antara kapal, pelabuhan, dan pelanggan? Jawaban dari praktisi akan membuka perspektif baru yang sering tidak tertulis di buku ajar. 4. Menyadari Peran Teknologi dalam Operasi Modern Banyak mahasiswa baru menyadari bahwa dunia pelabuhan dan pelayaran kini sangat dekat dengan teknologi. Mulai dari sistem tracking kontainer, pemantauan jadwal, hingga pemesanan pengiriman kini banyak dilakukan secara digital. Melalui port visit yang difasilitasi oleh ekosistem seperti SPIL University, mahasiswa bisa dikenalkan dengan penggunaan platform digital seperti MySPIL Reloaded dan sistem pelabuhan modern lainnya. Dari situ, mereka paham bahwa logistik masa kini bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal aplikasi dan data. 5. Membuka Insight Karier dan Kesempatan Magang Tidak sedikit mahasiswa yang baru “jatuh hati” pada dunia pelayaran setelah ikut kunjungan pelabuhan. Mereka jadi bisa membayangkan diri mereka bekerja di industri ini, entah sebagai analis logistik, planner kapal, staf digital operation, atau di tim layanan pelanggan. Port visit sering menjadi pintu awal koneksi dengan perusahaan. Dari sinilah mahasiswa bisa mendapatkan informasi program magang, beasiswa, atau peluang pengembangan lainnya. Jadi, selain belajar, mereka juga sedang membangun jejaring untuk masa depan karier. Pada akhirnya, kunjungan pelabuhan adalah momen di mana teori bertemu realita. Mahasiswa logistik bisa melihat bahwa apa yang mereka pelajari di kampus benar-benar digunakan di lapangan—bahkan dalam skala yang jauh lebih besar dari yang mereka bayangkan. Bagi generasi muda yang ingin berkarier di dunia logistik dan pelayaran, port visit bukan hanya sekadar kegiatan tambahan, tetapi investasi pengalaman yang bisa mengubah cara pandang mereka terhadap industri ini.

29 November 2025

Dari Kampus ke Kapal: Perjalanan Karier Anak Muda di Industri Logistik Laut

SPIL
SPILUNIVERSITY

Bagi banyak mahasiswa, dunia pelayaran dan logistik awalnya terasa jauh dan “bukan gue banget”. Namun, tidak sedikit anak muda yang justru menemukan jalur karier terbaiknya di industri ini setelah lulus kuliah. Perjalanan mereka biasanya dimulai dari rasa penasaran, berlanjut menjadi pengalaman magang, lalu berkembang menjadi karier profesional yang membanggakan. Salah satu titik awal yang sering mengubah sudut pandang adalah ketika mereka mengikuti program kunjungan pelabuhan, kelas industri, atau magang yang difasilitasi ekosistem seperti SPIL University. Dari yang awalnya hanya ingin “cari pengalaman baru”, mereka justru terpukau melihat betapa besarnya peran logistik dalam pergerakan ekonomi Indonesia. Di pelabuhan, mereka melihat langsung kapal bersandar, kontainer diangkat crane, truk keluar-masuk, dan tim operasional yang bekerja dalam koordinasi ketat. Di kantor, mereka menyaksikan bagaimana tim perencanaan kapal, customer service, dan digital operation berkolaborasi menggunakan sistem dan data. Semua ini membuat teori supply chain yang dipelajari di kampus terasa hidup. Banyak anak muda yang kemudian melanjutkan langkah ke tahap berikutnya: magang di perusahaan pelayaran, seperti PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL). Di sini, mereka tidak hanya duduk mengamati, tetapi mulai diberi kesempatan menangani tugas nyata—membantu input data, memantau jadwal kapal, mendukung tim layanan pelanggan, atau terlibat dalam pengelolaan aplikasi digital seperti MySPIL Reloaded. Perlahan, mereka belajar bahwa logistik bukan sekadar memindahkan barang, tetapi tentang mengatur waktu, akurasi, dan kepercayaan. Mereka belajar menghadapi situasi ketika jadwal berubah karena cuaca, ketika pelanggan membutuhkan kepastian waktu tiba, atau ketika kapasitas kontainer harus diatur dengan cermat. Di situ, kemampuan problem solving dan komunikasi mereka terasah secara alami. Setelah masa magang selesai, banyak dari mereka yang menyadari, “Ternyata gue cocok di sini.” Dari situlah perjalanan karier mereka dimulai. Ada yang melanjutkan sebagai staf operasional, bergabung di tim perencanaan, masuk ke divisi digital, atau berfokus pada layanan pelanggan. Apapun posisinya, mereka menjadi bagian dari rantai yang mendukung visi Connecting Island—menghubungkan pulau-pulau di Indonesia melalui jalur logistik yang andal. Hal yang paling sering mereka rasakan adalah rasa memiliki (ownership). Ketika kapal yang mereka bantu rencanakan berangkat tepat waktu, ketika pengiriman pelanggan yang sempat terancam terlambat akhirnya bisa tiba sesuai jadwal, atau ketika fitur baru MySPIL Reloaded membantu pelanggan lebih mudah melacak kiriman—ada rasa bangga yang sulit digantikan. Tentu, perjalanan ini tidak selalu mulus. Mereka pernah merasa kewalahan ketika harus belajar istilah baru, beradaptasi dengan ritme kerja cepat, atau menghadapi situasi tak terduga di lapangan. Namun justru dari tantangan-tantangan itu, mereka tumbuh menjadi profesional yang lebih matang dan tangguh. Perjalanan dari kampus ke kapal menunjukkan bahwa karier di industri logistik laut bukan hanya pilihan realistis, tetapi juga penuh makna. Bagi anak muda yang mencari pekerjaan dengan kombinasi antara tantangan, teknologi, dan dampak nyata, industri pelayaran menawarkan ruang yang luas untuk berkembang.

29 November 2025

Bangga Kerja di Industri Pelayaran: Ketika Pekerjaanmu Ikut Menghubungkan Pulau di Indonesia

SPIL
SPILUNIVERSITY

Tidak semua orang punya kesempatan mengatakan, “Pekerjaan saya ikut menghubungkan pulau-pulau di Indonesia.” Namun, kalimat itu sangat relevan bagi mereka yang bekerja di industri pelayaran dan logistik. Di balik layar, para pekerja di kantor, pelabuhan, dan atas kapal punya peran penting dalam memastikan barang bergerak dari satu titik ke titik lain, dari satu pulau ke pulau lainnya. Bagi banyak anak muda, alasan memilih industri pelayaran bukan hanya soal gaji atau stabilitas. Ada rasa bangga ketika mereka menyadari bahwa apa yang mereka kerjakan setiap hari benar-benar berdampak pada kehidupan banyak orang. Setiap kontainer yang tiba tepat waktu bisa berarti toko tidak kehabisan stok, UMKM tetap bisa mengirim pesanan, dan masyarakat di daerah tetap mendapat akses kebutuhan pokok. Perusahaan seperti PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) membawa misi Connecting Island dalam setiap operasinya. Pekerja di dalamnya tahu bahwa mereka bukan hanya mengurus kapal dan kontainer, tetapi juga menghubungkan rantai ekonomi antarwilayah. Rute-rute pelayaran yang menjangkau berbagai pulau membantu menghidupkan aktivitas perdagangan di kota besar, kota kecil, hingga daerah yang jauh dari pusat. Bagi karyawan, rasa bangga itu muncul dari hal-hal sederhana sehari-hari. Misalnya, ketika melihat laporan bahwa kapal berangkat tepat waktu setelah persiapan yang padat. Atau saat mengetahui bahwa pengiriman pelanggan yang semula terancam terlambat akhirnya bisa tiba sesuai jadwal karena koordinasi tim yang solid. Momen-momen seperti itu menjadi sumber motivasi tersendiri. Digitalisasi juga membuat kebanggaan itu terasa lebih nyata. Melalui platform MySPIL Reloaded, tim internal bisa melihat bagaimana data booking, tracking, dan status pengiriman bergerak secara real-time. Mereka bisa memantau bahwa kiriman pelanggan yang berangkat dari satu pelabuhan benar-benar sedang menuju pelabuhan lain, dan pelanggan bisa mengikutinya dengan mudah. Semua ini adalah hasil kerja bersama antara tim digital, operasional, layanan pelanggan, dan banyak peran lainnya. Di sisi lain, lingkungan kerja di industri pelayaran kini semakin modern dan inklusif. Generasi muda tidak lagi melihat sektor ini sebagai “dunia lama” yang kaku. Mereka menemukan ruang untuk tumbuh, berpendapat, dan berkontribusi. Program pengembangan seperti SPIL University memberi mereka kesempatan belajar lebih dalam tentang logistik, teknologi, hingga kepemimpinan. Rasa bangga juga datang dari skala tanggung jawab yang mereka pegang. Meski mungkin posisi masih junior, banyak pekerja muda yang mengelola data rute pengiriman, menjawab kebutuhan pelanggan penting, atau terlibat dalam koordinasi antar cabang di berbagai kota. Mereka menyadari bahwa keputusan yang mereka ambil bisa berpengaruh pada kelancaran distribusi di beberapa daerah sekaligus. Tentu, tantangan tetap ada. Dunia pelayaran tidak lepas dari tekanan waktu, dinamika cuaca, dan perubahan mendadak dari permintaan pelanggan. Tapi justru di situlah rasa kepemilikan (ownership) terbentuk. Ketika masalah bisa dihadapi dan diselesaikan bersama, kebanggaan terhadap pekerjaan tumbuh semakin kuat. Pada akhirnya, bekerja di industri pelayaran dan logistik bukan hanya tentang “mengantar barang dari titik A ke titik B”. Ini tentang menjadi bagian dari sistem besar yang menyambungkan banyak kehidupan, banyak usaha, dan banyak harapan di berbagai pulau. Dan bagi mereka yang menjadikannya jalan karier, rasa bangga itu bukan sekadar slogan, tetapi sesuatu yang mereka rasakan setiap kali melihat kapal berlayar dan kontainer bergerak.

Joint Research

PT Salam Pacific Indonesia Lines, sebagai perusahaan terkemuka dalam bidang logistik dan transportasi di Indonesia, dengan bangga mengumumkan peluang kolaborasi dalam bentuk penelitian bersama. Kami menyambut baik para pemangku kepentingan, baik dari dunia akademis maupun industri, untuk bergamung dengan kami dalam upaya memajukan pengetahuan dalam sektor ini. Kolaborasi penelitian ini dirancang untuk menciptakan inovasi yang berkelanjutan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri logistik di Indonesia.

Kami mengundang para peneliti, institusi pendidikan, dan perusahaan yang berminat untuk berpartisipasi dalam joint research ini untuk menghubungi kami. Bersaam-sama, kami percaya bahwa melalui kolaborasi yang kokoh dan berkelanjutan, kita dapat menciptakan solusi yang lebih baik, memajukan pengatahuan dalam insutri ini, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia serta pemangku kepentingan industri.

Internship

PT Salam Pacific Indonesia Lines dengan bangga mengumumkan peluang internship yang terbuka bagi mahasiswa tingkat akhir dan para fresh graduates yang berrsemangat untuk mendapatkan pengalaman berharga dalam industri logistik. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang operasi bisnis kami, memungkinkan peserta untuk terlibat dalam proyek-proyek yang relevan, dan memperluas jaringan profesional mereka.

Kami berkomitmen untuk mendukung perkembangan karier para pemuda berbakat Indonesia, dan melalui program ini, kami berharap dapat menjadi wadah bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang dinamis.

img-career img-career-mobile
Career

Discover new and growing opportunities alongside our values and culture

Join Us